Latest Post

Motor aja ada yang lipat

| Sabtu, 06 Oktober 2012
Baca selengkapnya »
CMC Bandung 7 460x306 Motor Lipat Unik dari Bandung
BANDUNG (DP) — CMC (Ceper Motor Club) Bandung memamerkan sebuah kreasi sepeda motor lipat hasil modifikasi salah satu anggotanya yang terbilang unik. Berbasis Honda Kharisma keluaran 2005 dan dikerjakan selama hampir 3 bulan.
Rangka sepeda motor bisa dilipat-lipat hingga ban depan ke samping jok. Karena dibuat ceper, tangki BBM diletakkan di bawah jok, tepat di atas ban belakang. Sementara, knalpot dibuat meliak-liuk hingga membentuk bintang pada ujung belakangnya. Lubang pembuangan dicabangkan menjadi dua lubang pembuangan. Swing arm ditutupi dengan pelat bercat biru. Body-nya didominasi dengan kelir biru.
Adalah Budi V-bell’s yang menjadi modifikatornya. Ide awal muncul dari Muhamad Tiar Pratama (Tiar ) sebagai pemilik Kharisma. Dia realisasikan dengan beberapa ide yang ditambahkannya sendiri.
“Pertama saya merasa bosan dengan modikasi motor ceper biasa yang sering dijumpai. Saya sering lihat-lihat di internet tentang modifikasi, namun masih bingung dengan apa yang harus diubah pada sepeda motor saya,” kenangnya.
“Saat saya melihat mocep (motor ceper) teman dan sepeda yang bisa dilipat-lipat, terlintas dalam pikiran saya untuk memodifikasi mocep saya dengan modifikasi ekstrim sepeda motor lipat, karena saya ingin terlihat aneh dan bikin heran orang-orang lain. Lagipula di Bandung belum ada sepeda motor seunik ini, lho,” promosinya.
Kesulitan yang dihadapi dalam proses modifikasi menurut Budi, adalah pembuatan penahan pada lekukan yang akan dilipatnya. Karena pada lekukan itu harus dibuat penahan yang kuat agar tidak mudah lepas pada kondisi normalnya. Sepeda motor lipat ini dapat juga dipakai harian.
Untuk memuaskan hasratnya ini Tiar merogoh kocek Rp 1,5 juta. Bengkel modifikasi V-bell’s, yang menjadi bengkel CMC.
CMC Bandung merupakan klub yang menyukai sepeda motor ceper. CMC Bandung digunakan sebagai wadah untuk menambah persaudaraan di kalangan para pecinta mocep.
CMC berdiri pada 12 januari 2002 dengan nama Creative Motor Club. Namun disahkannya secara resmi menurut AD/RT tertanggal 12 Januari 2003 dan berganti nama menjadi Ceper Motor Club Bandung.
Beranggotakan 150 orang dengan alamat sekertariat di Jalan Muararajeun Lama No. 9, Bandung. CMC biasa mengadakan kopdar (kopi darat) di daerah Dago, tepatnya di depan toko La Bele. Bengkel-bengkel andalan CMC, yakni V-bell’s, FCB (Fiat Concept Bike), WS_CUSTOM dan ML-77. [dp/Kuh]


 
CMC Bersama Walikota Bandung Dada Rosada 100x100 Motor Lipat Unik dari Bandung

Motor aja ada yang lipat

Posted by : Unknown on :Sabtu, 06 Oktober 2012 With 0komentar
Tag :

MENCEGAH SENSOR WATER TEMP NINJA 250 NGAMBEK

|
Baca selengkapnya »
Akhir-akhir ini problem water temp pada perangkat radiator Ninja 250, mulai bermasalah. Sensor water temp mulai rusak dan tak bisa mengirim data ke ekstra fan. Jadinya saat di kemacetan, temperatur mesin jadi mudah tinggi.
“Hal ini bisa saja disebabkan oleh kurang cermatnya pemilik saat memilih water coolant. Bisa-bisa yang dituangkan murni air mineral,” sidik Sudiyono, chief mekanik Kawasaki di kawasan Jemursari, Surabaya.

Kalau sudah begitu, water boiled terjadi pada suhu yang lebih rendah. Kondisi semacam ini, titik didih air lebih mudah terjadi.  Sehingga lambat laun mudah merusak perangkat bimetal komponen sensor water temp.

“Padahal, water boiled yang direkomendasi pabrikan adalah 112 derajat – 115 derajat, dengan waktu yang relatif lama ketika ekstra fan dan sirkulasi udara normal,” urai Yono sapaannya.

Untuk menghindari problem ini, sebaiknya pakai water coolant yang dianjurkan oleh pabrikan. Sebab, pertimbangan yang sifatnya kritis dan simpel, justru lebih mudah memicu problem pada perangkat lainnya.

“Jadi, perawatan mengenai penggantian water coolant yang disarankan dilakukan 6000 km atau 6 bulan sekali, sebaiknya dipersiapkan matang sebelum dipakai touring,” saran Yono.  | pid

MENCEGAH SENSOR WATER TEMP NINJA 250 NGAMBEK

Posted by : Unknown on : With 0komentar
Tag :

MEMPERNYAMAN SETANG & MEMPERKUAT AURA KLASIK FINO

|
Baca selengkapnya »
Yamaha Fino baru saja meluncur di pasaran, untuk meramaikan pasar skutik di Indonesia. Selain segmennya kental dengan wanita, lambat laun para modifmania pun menyukainya.
Beberapa aseso pun ada yang mulai dirombak, untuk mendapat tongkrongan face lift yang lebih modis, serta posisi riding style lebih nyaman. Seperti yang mulai digarap oleh Soewariono yang biasa disapa cak War panglima War Modified di kawasan Demak Selatan Surabaya berikut ini.

Behel atau plunger, nuansa behel orsi kurang kuat aura retronya. Untuk itu cak War, menggantinya dengan behel milik Scoopy, yang menganut model behel tubular. Cara pemasangannya, seting dulu adaptor behel pada dudukan behel orsinya, berikut dengan tingginya agar tak sampai mengganjal sadel saat ditutup.

Untuk mempermudah proses seting pemasangan agar persis di tengah, cak War memanfaatkan 2 adaptor. Satu nangkring pada dudukan behel dan satunya lagi dikaitkan langsung dengan behel.

Setelah itu baru kedua adaptor digabungkan pakai las listrik. “Agar lebih manis, silahkan melapisnya pakai krom,” pasti cak War. Berikutnya bagian stang kemudi, orsi Fino terlalu turun. Buat pria postur 165 cm saja, riding style terlalu merunduk jadi kurang pas saat dipakai santai.

Berdasar dari sini, cak War menggantikan stang kemudi milik Ninja R-150. Konturnya lebih tinggi sekitar 3 cm. Sipnya, holder kanan kiri  langsung pasang, sebab keduanya menganut diameter sama, termasuk saat pemasangan ke raiser. “Jadi, untuk mendekap handgrip tak perlu merunduk lagi,” yakin cak War.  | pid

MEMPERNYAMAN SETANG & MEMPERKUAT AURA KLASIK FINO

Posted by : Unknown on : With 1 komentar:
Tag :

TRIK MEMASANG STIKER, PAKAI SABUN !

|
Baca selengkapnya »
Trend modif dengan mengaplikasi stiker baik itu berwujud cutting sticker atau juga digital print yang akrab disebut decal, ternyata bukan perkara mudah. Butuh teknik dan trik pemasangan yang penuh strategi agar hasil akhir yang didapat benar-benar pas dan sesuai keinginan.

Salah satu mediator yang tepat untuk membantu kemulusan pemasangannya adalah cairan pelicin. ”Keberadaannya akan sangat membantu pemasangannya, terutama untuk mengejar ketepatan posisi serta kemulusan permukaannya,” buka master striker asal kota wisata Batu, Unang U’un Work.

Tak harus menggunakan cairan khusus, pria ramah ini bilang kalo cairan tersebut bisa dengan mudah dibikin, yakni dengan menggunakan air dan sabun atau detergen cair atau pun juga shampoo rambut.

”Tak asal dicampur, dibutuhkan takaran pas agar pemrosesan pemasangannya bisa berjalan lancar tanpa menimbulkan masalah,” tegas pria yang akrab juga membalut total body bus dan truk dengan striker digital printing menggunakan teknik pemasangan manual.

Doi kasih bocoran kalo takaran paling pas didapat dengan tuangan dua tetes sabun atau shampoo ke dalam satu liter air. ”Terpenting untuk diperhatikan adalah hindari penggunaan bahan shampoo dengan conditioner, karena nantinya akan menghasilkan adonan larutan pelicin berwarna putih,” warning Unang. Jika beneran tampak warna putih bukan jernih, nantinya terkadang akan berpengaruh pada hasil akhir warna stikernya yang bisa-bisa ngikut ngeflek putih.

Ditanya lagi soal efek jika kelebihan atau kekurangan takaran sabunnya, Unang bilang jika keduanya punya efek baik positif maupun negatif. Takaran sabun yang terlalu sedikit tentunya bikin susah saat pemosisian atau penggeseran stiker karena terlalu kesat, namun kemampuan perekatan stikernya akan tetap bagus.

”Sebaliknya jika sabunnya terlalu banyak, meski akan makin memudahlan penepatan posisi stikernya, kemampuan perekatan stikernya bisa agak berkurang, bahkan pengeringan stikernya juga akan makin lama,” tutup Unang yang menambahkan juga bahwa banyaknya takaran sabun, akan mengurangi gelembung-gelembung udara yang terjebak di permukaan stiker. tito

TRIK MEMASANG STIKER, PAKAI SABUN !

Posted by : Unknown on : With 0komentar
Tag :

HINDARI MENGOLOR PEGAS SKEP KARBU VAKUM

|
Baca selengkapnya »





Tradisi proses tune up selalu merekondisi beberapa bagian spare part yang mudah mengalami penyimpangan. Semua dikembalikan lebih rapat dan lebih kenyal, tapi hal ini tentu tak berlaku pada karbu vakum, sehubungan dengan keberadaan pegas skep.

Sebab, sifat pegas skep pada karbu vakum, berfungsi ganda. Menahan tekanan negatif yang dihasilkan dari ruang membran dan mengembalikan posisi skep saat kevakuman menurun.

“Maka, jangan sampai jahil untuk berusaha mengolor dengan maksud memperkenyal fungsi pegas skepnya,” saran Agus, mekanik AJM di kawasan Rungkut Kidul Industri, Surabaya.

Sebab, problem yang terjadi mesin malah mudah panas, efek terlalu kuat pegas skep. Sehingga, saat kevakuman berlangsung, naiknya skep jadi lebih minim. Partikel bensin yang akan diayak lewat nozzle jadi minim.

Ruang bakar membacanya, kondisi ini sama dengan setingan kering, jadi cuman trek responsif. Saat dipacu di top speed, tenaga kempos dan mesin mudah panas. “Maka, saat bongkar pasang karbu vakum, jang sok untuk menjahili pegas skep yang satu ini,” ingat Agus.     | pid

HINDARI MENGOLOR PEGAS SKEP KARBU VAKUM

Posted by : Unknown on : With 0komentar
Tag :

NOUVO '02 SUKOHARJO : SPORTY TAPI LEMBUT

|
Baca selengkapnya »


Fahrudin Al Rozi a.k.a Gedux dengan Yamaha Nouvo cenderung sangat sporty mengadopsi warna kuning dan krem pastel. "Aku memang suka warna lembut karena menyiratkan lembutnya hatiku," kekeh Gedux.

Asisten dari Fery Pradana modifikator dari Ughed-ughed Custom ini ternyata juga cukup simple dalam memilih asesoris pendukung modif. Seperti pada kaki depan yang cukup puas dengan cakram TDR, tromol Trusty dan kaliper Racing, bottom depan sokbeker cukup di-retouch dengan permainan mesin bubut.

Masuk pada perangkat kaki belakang doi beraksi dengan sokbeker belakang Ride It. Tak ada aseso lain selain selang hawa Earl's dan juga calter CVT berlapis krom.
Pada stang kemudi cukup berani dalam meilih asesoris yaitu satu unit tachometer dan digital speedometer dari Koso.

Bantingan kemudi bisa dibikin seret atau licin berkat steering dump Nui Racing. Kesan balap jalanan dimunculkan dari pilihan knalpot CLD. Raungan mesin jadi responsif berkat aplikasi gas spontan KTC. | dnr

SPEK MODIFSOKBEKER DPN: Custom, CAKRAM DPN: TDR, TROMOL DPN: Trusty, TROMOL BLK: PKM, SOKBEKER BLK: Ride It, PELEK DPN/BLK: S-Work 17", BAN DPN/BLK: Swallow 50/90-17 / 60/90-17, KARBU: PE 28, KNALPOT: CLD, STEERING DUMP: Nui Racing, GAS SPONTAN: KTC, CAT: Pentagloss, CLEAR: Lesonal, MODIFIKATOR: Ughed2 Custom & Modified. Polokarto, Sukoharjo

NOUVO '02 SUKOHARJO : SPORTY TAPI LEMBUT

Posted by : Unknown on : With 0komentar
Tag :

CB 100 ’77 TASIKMALAYA : PELEKNYA TUH KEREN PUNYA

|
Baca selengkapnya »


Kawasan Priangan Timur khususnya Kota Tasikmalaya memang salah satu lumbung modifikasi yang aktif di negri ini. Berbagai trend terbaru yang dihembuskan Otre kerap jadi santapan modilover di kota ini.
Sebut saja Dimas yang sudah lama kebelet dengan modif pemula yang identik dengan sentuhan cutting stiker nya yang diterapkan buat sport jadul Cibie cepek yang biasa turun di kelas funky bike.  “Semoga modif gua ini bisa diikuti seniman motor lainnya di kota Tasikmalaya, “ harapnya.

Soal modifikasi, Dimas mengaku nggak menemukan kesulitan. Cus sang big bro yang karab di sapa Gilang pemilik padepokan Tonk Melonk bakal mewujudkan impian sang adik.

Diawali dengan merubah warna CB 100 keluaran tahun 77 ini dengan kelir kuning beradonan cat dan clear dari Sikken.

Kemudian, cutting stiker bertema Maicih siap menghiasi permukaan bodi motor seperti gas tank dan cover samping nya. “Tema ini termasuk Indonesia Domestic Market (IDM) lho karena bikinan anak bangsa berupa makanan singkong yang sudah menyebar di seluruh negeri ini,” sahut Dimas.

Untuk modifikasi yang lain, Gilang selaku builder tak lupa memberi perubahan pada sektor kaki kaki Cibie yang kini lebih gaul dengan set pelek Yoko kipas yang dikelilingi warna kuning mirip bak pelek mobil gaul. Keren banget! Suspensi depannya hasil tukar guling dengan Jiel pro dengan cakram variasi.

Sementara kaki belakangnya lebih nyentrik bareng lengan ayun Posh yang di atasnya nangkring ajrutan Yohimura. “Finishing modif doi dilakukan dengan memanteng kemudi Byson serta gas spontan Yoshimura berikut balutan busa dan kain buat jok nya,” tutup Dimas puas. | rob

SPEK MODIF:
Pelek: Yoko, Ban: Swallow, Sok dpn: GL Pro, Sok blk: Yoshimura, Swing Arm: Posh, Cakram dpn: Variasi, Setang: Byson, Gas spontan: Yoshimura, Cat/Clear: Sikken, Cutting Stiker: Custom. Modifikator: Tonk Melonk, Jl. Cisaruni Padakembang-Tasikmalaya (085318744903)

CB 100 ’77 TASIKMALAYA : PELEKNYA TUH KEREN PUNYA

Posted by : Unknown on : With 0komentar
Tag :
Next → ← Prev

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
▲Top▲